This entry was posted on Thursday, December 4th, 2008 at 8:39 pm and is filed under Photography, pre-wedding foto. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.



Tips Foto Pre wedding di Bali
Saya coba memberikan beberapa tips yang sekira nya berguna bagi pasangan yang akan melakukan foto pre-wedding di Bali
- Waktu pemotretan
Usahakan melakukan foto pre-wedding jauh-jauh hari sebelum hari H pernikahan. Sebaiknya 2 bulan sebelum nya. Berikan waktu yang cukup bagi fotografer untuk melakukan post processing foto sehingga diperoleh hasil yang maksimal. Jadi.. jangan lah melakukan foto prewedding secara mendadak. - Cuaca
Usahakan untuk menghindari musim hujan dalam melakukan foto pre-wedding. Tapi meskipun hujan tak terhindari, tetap lah semangat, karena foto malah terlihat bagus karena hujan bisa memberikan efek dramatis, tapi tentu nya butuh pengorbanan yang extra, baik dari pasangan maupun dari fotografer karena pemotretan dalam kondisi hujan/basah. - Komunikasikan tema/konsep foto
Diskusikan tema/konsep foto dengan fotografer anda, sehingga antara fotografer dan keinginan anda sejalan. Kalau anda punya ide-ide, serta keinginan tentang foto anda, sampaikanlah kepada fotografer anda. Komunikasi antara pasangan dan fotografer sangat penting. - Pilih lokasi pemotretan pre wedding
Bali, seperti kita ketahui, terkenal memiliki studio alam yang sangat lengkap, dan semua nya bagus-bagus, mulai dari pantai, gunung, danau, tebing, hutan, bagunan berukir khas bali, bangunan bersejarah dan lain-lain. Sebagai pasangan foto prewedding tentu ingin mempunyai foto pre-wedding di semua tempat di Bali. Tapi ingat, waktu yang dimiliki sangat terbatas. 1 hari atau 2 hari pemotretan, belum lagi butuh waktu untuk make up dan lain-lain. Maka dianjurkan untuk memilih lokasi pemotretan yang searah. Missal nya, saya contoh kan, kalau di Bali selatan, bisa memilih lokasi pemotretan di Bajra Sandhi (bangunan ukiran Bali), Pantai di daerah Nusa Dua/ Jimbaran, Bukit Kutuh yang terkenal dengan galian batu kapur nya, hutan mangrove, dan semua daerah yang ada di Bali selatan.
begitu juga kalau ingin melakukan foto pre-wedding di Taman Ujung Karangasem, bisa memilih lokasi pemotretan yang searah, missal nya di Tukad Unda Klungkung, Candi Dasa, Tirtha Gangga, Taman ujung.
Minta lah juga saran dari fotografer anda, sehingga lokasi pemotretan bisa disesuaikan dengan waktu yang tersedia. - Jagalah kondisi kesehatan sebelum dan selama pemotretan
Menjaga kondisi tubuh sangat penting. Bisa dilakukan dengan makan dan istirahat secukupnya. Jangan sama sekali begadang, karena keesokan hari nya, pasangan calon pengantin harus bangun pagi hari untuk melakukan make up.
Selama pemotretan, untuk menjaga kondisi tubuh supaya tetap segar, berbekal lah air putih dalam kemasan. Ini akan sangat membantu anda, apalagi kita berada di daerah tropis, tentunya harus menjaga kondisi cairan tubuh kita. - Hanya ada anda dan pasangan anda
Dalam proses pemotretan pre-wedding, sering kali pasangan menjadi agak risih dan kaku. Hal ini wajar, karena kebanyak pasangan foto pre-wedding bukanlah model. Terutama kalau pemotretan dilakukan secara outdoor, kemungkinan ada orang lain yang menonton, sehingga pasangan menjadi grogi, salah tingkah, dan sebagainya. Ujung-ujung nya, pose akan jadi kaku, dan pada hasil foto, pasangan terlihat tegang.
Cara mengatasi nya adalah, coba lah untuk bersikap santai.. relax.. ngobrol2 dengan pasangan.. becanda dengan fotografer.. anggap tidak ada orang lain di lokasi pemotretan, sehingga suasana menjadi lebih santai. - Jagalah selalu mood anda
Mood. Hal ini sangat penting dalam proses pemotretan. Aura mood anda akan terpancar dalam hasil foto. Kalau anda dan pasangan anda merasa capek, malas, maka ekspresi yang dihasilkan di foto akan kelihatan. Kalau anda dalam kondisi marah-marah, juga akan tertangkap oleh kamera. Jadi, jagalah mood anda selalu dalam suasana yang bahagia dan gembira. Singkat nya.. Have Fun! Karena foto pre-wedding seharus nya merupakan foto yang anda lakukan sekali saja dalam hidup anda.
Demikian dulu tips-tips dari saya, kalau ada tambahan, nanti saya edit postingan ini dan masukin lagi poin-poin tips nya.
Semoga bermanfaat bagi anda dan pasangan anda.
3 Responses to “Tips Foto Pre wedding di Bali”
Leave a Reply


November 15th, 2009 at 8:44 am
Dear Tonny,
Saya mau tanya untuk informasi harga paket foto outdoor (termasuk penjelasan paketnya terdiri dari apa saja). Rencana pemotretan untuk tgl 16 – 18 Des 09.
Thanks.
March 12th, 2010 at 1:42 am
hi,saya mao minta price list utk foto outdoor nya donk.thx
May 6th, 2010 at 7:31 am
Dear Pak Tonny…
saya lihat beberapa foto dari pak tonny..khususnya foto dari beberapa model fashion…kesan saya bagus dan intersting untuk kerja sama dengan pak tonny…bagaimana kalau saya menawarkan foto model dari jakarta…mudah mudahan pak tonny tertarik…terima kasih…saya tunggu reply dari pak toni…
info aja…saya bisa menyediakan model untuk fashion..